Senin, 31 Desember 2018

Ketergantungan yang menyenangkan

jika kau narkoba
aku akan menikmatimu setiap waktu;
kubiarkan zat adiktifmu menyeruak kedalam tubuh;

memporak-porandakan semestaku,
menghancurkan setiap langkahku,
dan merusak seluruh akalku.

meski pada akhirnya aku ketergantungan olehmu,
itu adalah ketergantungan yang menyenangkan
atau lebih dari itu;
jika aku mati; aku rela mati asal kau tetap ada dalam tubuhku.

Sabtu, 10 November 2018

Jauh 2

Semenjak kau pergi, aku jadi suka apapun yang kau suka. Aku ikut suka makanan yang kau makan saat kelaparan pada malam hari. Aku mendengarkan lagu yang pernah kau nyanyikan di depanku saat kau sedang sedih. Aku membaca buku yang pernah kau ceritakan. Aku menonton film yang pernah kau paksa aku untuk menontonnya juga; katamu ini film paling bagus yang pernah kau tonton.

Perasaan yang sama muncul saat aku melakukan itu semua: Aku merasakan kehadiranmu. 

Memang gila. Tapi begitulah aku. Lebih memilih untuk memelihara semua hal tentangmu agar kau tetap hidup meski dalam kenyataan paling pahit sekalipun, daripada terus berdebat tentang siapa yang bersalah atas kepergianmu.

Kau tak pantas menerima segala amarah untuk membuktikan bahwa seharusnya kau yang salah, bukan aku.

Karena bagiku kau terlalu sempurna untuk dirusak dengan sebuah kesalahan.

Rabu, 31 Oktober 2018

Jauh 1

Pada akhirnya kau dan aku saling menjauh, mulai merangkai kenyataan bahwa kita saling meniadakan satu sama lain; kau sudah menganggapku tak ada dan aku terlalu keras kepala untuk membuktikan bahwa akupun bisa sepertimu; menganggapmu tak ada.

Meski tanpa pernah kau tau bahwa aku masih diam-diam mengikuti langkahmu dari kejauhan, dari jarak yang lebih jauh dari sebelumnya.

Entah sampai kapan aku berjalan di belakangmu, aku hanya tak ingin merusak segala hal yang telah kau impikan.

Pada akhirnya tidak ada yang bisa aku lalukan selain tetap menjaga jarak ini dan menerima kenyataan bahwa kau sudah sempurna berdiri tanpa aku di setiap malammu sebagai orang yang kau jadikan tempat untuk menumpahkan segala keluh kesahmu; dan aku kehilangan satu-satunya pelanggan yang selalu datang menemuiku;

Yang duduk di depanku selama berjam-jam untuk mengadu tentang kekasihmu yang hari itu kembali mengecewakanmu.

Yang duduk di depanku selama berjam-jam untuk menyeka luka yang kau tunjukkan setiap menemuiku.

Minggu, 28 Oktober 2018

Sebelum semuanya runtuh

aku kembali jatuh dalam lautan hitam dirimu
ketidakpastian dimana aku berada;
sedalam apa aku tenggelam
membuatku kehilangan arah

untuk kesekian kalinya aku berada di ambang pilu
antara hidup terluka
atau mati tanpa bahagia

Sabtu, 27 Oktober 2018